Serunya Wisata Edukasi SDN 1 Gunung Malang: Menjelajahi Jalur Rel Jember-Banyuwangi Bersama PT KAI
Sebanyak 44 siswa-siswi SD Negeri 1 Gunung Malang menggelar kegiatan wisata edukasi yang berkesan pada Jumat, 10 Januari 2025. Dengan menggandeng PT KAI Indonesia, sekolah ini mengajak para siswa merasakan pengalaman langsung menggunakan moda transportasi kereta api dalam perjalanan lintas kabupaten.
Belajar Sejarah di Atas Rel
Perjalanan dimulai dari Stasiun Jember menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi. Selama perjalanan yang menempuh waktu beberapa jam tersebut, suasana gerbong tampak hidup dengan antusiasme siswa. Pihak PT KAI yang mendampingi perjalanan memberikan penjelasan mendalam mengenai:
-
Sejarah Perkeretaapian: Bagaimana kereta api pertama kali dibangun di Indonesia.
-
Tata Tertib Bertransportasi: Edukasi mengenai keselamatan di stasiun dan di dalam gerbong.
-
Pengenalan Teknologi: Penjelasan singkat mengenai cara kerja kereta api masa kini.
Para siswa menyimak dengan saksama, sesekali melontarkan pertanyaan kepada petugas KAI, menjadikan gerbong kereta layaknya ruang kelas berjalan yang interaktif.
Melepas Penat di Situbondo
Setelah menuntaskan perjalanan edukasi dengan kereta api, rombongan melanjutkan destinasi menuju salah satu kolam renang di Situbondo. Di sana, keceriaan siswa semakin memuncak. Mereka memanfaatkan momen libur akhir pekan dengan bermain air dan berenang bersama teman-seperjuangan.
Tawa riang pecah saat para siswa menikmati berbagai fasilitas wahana air, yang menjadi penawar lelah setelah menempuh perjalanan darat yang cukup panjang.
Tujuan Utama: Wawasan dan Penyegaran Mental
Kepala Sekolah SDN 1 Gunung Malang, Ibu Siti Aisyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Menurutnya, ada dua poin utama yang ingin dicapai pihak sekolah:
-
Menambah Wawasan: Memberikan pengalaman nyata bagi siswa mengenai moda transportasi massal yang efisien dan bersejarah di Indonesia.
-
Relaksasi Pasca Ujian: Sebagai sarana healing atau penyegaran untuk mengurangi kejenuhan siswa setelah berjuang menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS).
"Kami ingin siswa tidak hanya tahu kereta api dari buku pelajaran, tapi merasakan langsung kenyamanan dan prosedurnya. Selain itu, ini adalah apresiasi untuk mereka setelah bekerja keras selama ujian," ujar Ibu Siti Aisyah di sela-sela kegiatan.
Kegiatan wisata edukasi ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan antar siswa serta menumbuhkan rasa cinta terhadap fasilitas publik dan transportasi nasional sejak dini.